Hai, gimana kabar kamu? kurasa baik baik saja ya, oh iya sebelumnya aku berterima kasih banyak sama kamu. Kenapa aku bisa gitu? Ga tau ya aku kenapa bisa gitu, ya karna (mungkin) kehidupan aku yang dulu lebih suram dari pada yang sekarang, sekarang jauh lebih baik daripada yang dulu... setelah aku mengenalmu.
Tapi semua bener kok, aku ga bohong. Hidup aku dulu itu kaya kamar yang gak
ada lampunya, iya gelap. Gelaaaap banget, setelah ada kamu sekarang menjadi
terang. Ibaratnya kamar yang tadinya gelap karna ga ada lampu, sekarang terang
karna dikasih lampu.
Oh iya kita pertama kenal waktu itu aku diam diam minta nomer hp kamu lho dari temen aku. payah yaa, iya waktu itu aku ga berani minta nomer langsung sama kamu. terus aku sms kamu, gimana masih inget ga? Syukur deh kalo masih inget hehe
mungkin ini yang di namakan #AwalnyaSederhana, mulai dari kesederhanaan ini akhirnya kita bisa mengubahnya kedunia nyata. dunia dimana orang orang melakukan hal penuh dengan kenyataan, real, dan jujur kecuali pemain FTV.
Oh iya kita pertama kenal waktu itu aku diam diam minta nomer hp kamu lho dari temen aku. payah yaa, iya waktu itu aku ga berani minta nomer langsung sama kamu. terus aku sms kamu, gimana masih inget ga? Syukur deh kalo masih inget hehe
mungkin ini yang di namakan #AwalnyaSederhana, mulai dari kesederhanaan ini akhirnya kita bisa mengubahnya kedunia nyata. dunia dimana orang orang melakukan hal penuh dengan kenyataan, real, dan jujur kecuali pemain FTV.
Di dunia nyata
ini ga lama kemudian kita menjalin suatu pendekatan, banyak yang bilang ya
semacam PDKT. Pendepakan. Eh, pendekatan gitu. Hehe grogi. Aku emang suka grogi
kalo deket sama orang yang aku suka. Tapi itu wajar ya, semua orang pasti
pernah grogi. Entah itu grogi mau perform, mau makan, ya masih banyak lagi deh
grogi-grogi lainnya.
Sabtu, 15 september 2012
Di mana pada hari
ini aku berniat memberi kamu kejutan di hari ulang tahunmu, iya, bukannya ke esokan harinya hari ulang tahunmu? semoga aku tidak salah. awalnya aku malu mau ketemu kamu. Hihi yaaaaa
syukur rasa malu aku itu cepat hilang karna banyak yang mensupport aku, siapa
lagi kalo bukan teman yang mensupport. memang saat itu aku sudah mempunyai niatin untuk member kejutan di hari spesial kamu.
Se-usai isya.aku sibuk mencari temanku yang mau untuk menemani hanya untuk membeli kue untuk ulang tahunmu nanti, ya walaupun tidak terlalu istimewa kuenya. karna aku juga belum mempunyai penghasilan untuk membeli kue kue yang harganya terlalu mahal untuk kamu, maaf ya.
Di malam minggu
ini, aku masih menantikan pukul 12 malam untuk tepat memberi kue ini untuk kamu. walaupun sedikit di tertawakan oleh teman temanku, tapi biarkanlah.
aku masih menunggu waktu itu tiba. sampai akhirnya, waktu itu tiba. iya tepat pukul 12 malam, aku bergegas pergi kerumahmu. dan sebelum pergi kerumahmu aku menyuruh teman temanku untuk menghubungimu, untuk apa? iya untuk memastikan kalau kamu belum terlelap dalam tidurmu. hal yang sangat aku takutkan, dan sepertinya benar apa adanya terjadi, kamu terlelap tidur.
tapi tak apa, aku tetap berusaha untuk menghubungimu, mulai dari menelfon kamu, menghubungi kakak laki laki kamu, sampai minta tolong teman teman kamu untuk mengetahui kabarmu, tapi apa? tidak ada hasil, tapi tak apa, aku tidak menyerah sampai di situ.
aku mengurungkan niat untuk menjadi orang pertama yang memberi ucapan selamat ulang kepadamu, hanya saja aku tidak ingin mengganggu waktu istirahatmu.
Minggu, 16 september 2012
ke esokan harinya tepat di hari ulang tahunmu, aku mencoba menghubungi kamu kembali, tapi nampaknya paket blackberry kamu tidak aktif. aku kembali menghubungi ponselmu, baru aku mendapat jawaban. sengaja aku tidak mengucapkannya saat aku bercengkrama denganmu di telfon. aku ingin mengucapkannya langsung dengan kue yang aku beli semalam.
nampaknya aku tidak bisa memberi kue itu di pagi , siang atau sore hari. ya, mungkin kamu sibuk dengan urusanmu, dan teman teman mu yang ingin memberi kejutan juga, tapi tak apa. itu bukan penghalang bagi ku untuk tetap memberikan kue yang telah aku beli untukmu.
tepat pukul 20.00
ponselku berdering, nampaknya aku mendapat kabar dari teman mu juga. kurang lebih seperti ini isinya "kak, dia mau kerumah gue nih sekarang, lo kesini aja sekalian kasih kuenya". aku senang mendengar kabar itu, bergegaslah aku kerumah temanmu itu.
tidak lama kemudian aku tiba di rumah temanmu itu, dan disana kamu sudah duduk dengan manis di kursi besi didalam ruangan, aku tersipu malu, aku ragu. aku menakatkan diri saja, aku tak mau menyianyiakan moment ini, moment yang sudah aku persiapkan dari malam sebelumnya.
"selamat ulang tahun yaa, kamu..." sambil memberi kue ulang tahun yang telah aku siapkan sebelumnya
"iya makasih ya kak, pakai kue segala kak. kan jadi ngerepotin"
"engga, engga sama sekali kok hehe"
"sekali lagi makasih banget ya kak, aku suka banget kuenya"
" iya iya sama sama,syukur deh kalo kamu suka"
aku bingung mau berbicara apa lagi, hening menyelimuti kami bertiga. karna kamu tidak bisa lama lama, karna sudah malam, kamu pun ingin pulang. oh iya, kamu kan bawa motor, bawa kue nya gimana? aku berinisiatif untuk membawakan kue itu sampai kerumahmu dan mengantarmu pulang.
semoga kamu masih ingat semua itu yaa, di hari ulang tahunmu setahun yang lalu. masih tersimpan rapih moment setahun yang lalu itu di fikiranku. semoga kamu makin dewasa yaa, semoga kamu dapet Universitas negeri seperti apa yang orang tua mu inginkan. Amin.
Walaupun sampai saat ini belum ada hasil, tapi aku percaya. Tuhan tidak pernah tidur, tuhan pasti tau mana hambanya yang bersungguh sungguh. yang pasti satu, semua butuh waktu.
Walaupun sampai saat ini belum ada hasil, tapi aku percaya. Tuhan tidak pernah tidur, tuhan pasti tau mana hambanya yang bersungguh sungguh. yang pasti satu, semua butuh waktu.


